Kamis, 17 Januari 2013

Reflection about RPL

Hii Guys ^^
sudah lama saya tidak bercerita lagi di blog ini mengenai rekayasa perangkat lunak. Kali ini saya akan kembali membahas mengenai lika-liku awal proses pembelajaran sampai akhir  selama 1 semester ini.
Guys, awal perkuliahan yang ada di pikiran saya apa itu RPL? dan pelajaran seperti apakah itu? hmm.. tetapi dengan mengikuti proses belajar selama 1 semester ini saya pun mengerti materi-materi yang sudah diajarkan, yaitu mulai dengan mengenal model data, model software, membuat ERD, DFD, belajar menggambarkan fungsi-fungsi pada erd, membuat funciton partitioning, belajar membuat arsitektur sistem, belajar tentang user interface, dan membuat Stack Transition Diagram :) Adapun beberapa materi yang masih sulit untuk saya pahami yaa sama sih seperti ASI yaitu DFD, hihii.. ya mungkin kurang latihan.. hmm..

Hal-hal yang menarik lagi dalam proses belajar selama 1 semester agar membuat proses belajar tidak membosankan yaitu belajar kami dengan cara pameran, yaitu belajar dari hasil kelompok lain (sama dengan cara belajar pada pelajaran di ASI)  dan  cara mengajar Pak Sofyan sangat mudah untuk dimengerti, walaupun memang kali ini kuliah terasa lama
(± 2 jam setengah di kelas) dan kami selalu pulang sore :( Tetapi dengan cara mengajar Beliau yang kadang mengajak kami bercanda itu membuat kami lupa waktu untuk pulang :) hihii.. 

Oh iya ada 1 hal yang tidak bisa saya lupakan yaitu Pak Sofyan memberikan kami tugas untuk memainkan game yang bernama SIMSE. Menurut saya itu sangat mengasikkan selain belajar kita juga bisa bermain, walaupun awal-awal saya tidak mengerti cara bermain game ini seperti apa, tapi bagi saya ini merupakan cara belajar yang menarik :)

Oh ia dalam 1 semester proses pembelajaran ini Beliau mengajar kami juga untuk sering membaca dan membaca ^^ dan juga kami di ajarkan untuk saling bekerja sama dalam kelompok. Hmm.. Waktu awal-awal pembelajaran beliau pernah sangat marah pada kami semua karena kami tidak membaca materi yang disuruh (Maafkan kami pak :( ) itu salah satu hal yang saya tidak bisa lupakan. Tapi dari sana lah kami semua di ajarkan pentingnya membaca dan membaca ^^
Banyak hal-hal yang berkesan selama 1 semester ini. Dan tidak terasa kami akan berpisah dengan Beliau, :( Semoga kita diajar kembali oleh Bapak ^^
Terima Kasih untuk ilmu-ilmu yang Bapak sudah berikan :)
Thank you so much,Sir ^^

Sekian dulu cerita saya Guys :) nantikan cerita-cerita menarik dari saya yah ^^
Thank You

Rabu, 09 Januari 2013

All About Us ♥

Hiii bloggers ..

Kali ini saya kembali akan  menulis blog.. saya akan bercerita apa-apa saja yang sudah saya dapatkan dari pelajaran ASI (Analisis Sistem Informasi) .
Guys tidak terasa waktu hari senin yang lalu tepatnya pada tanggal 7 itu merupakan hari terakhir kami belajar ASI bersama Beliau :(
Dalam 1 semester ini secara pribadi saya merasa sangat senang dalam pelajaran ASI ini.. Kenapa? karena menurut saya secara pribadi cara mengajar Pak Sofyan itu beda dengan cara mengajar dosen-dosen pada umumnya.. Dalam sistem pengajaran Beliau, kami di ajarkan bagaimana bekerja sama dalam kelompok. Dan agar suasana belajar tidak tegang, Beliau mengajak untuk bermain games yaitu games BINGO yang lalu.. ^^ dan tiap kali pertemuan pasti ada presentasi (semacam pameran) itu yang paling berkesan untuk saya :) Oh iya, Beliau juga mengajarkan kita untuk sering-sering MEMBACA.. dan itu yang saya tidak pernah lupakan :)

Cara Pak Sofyan mengajar pun saya mudah mengerti tentang materi yang Beliau jelaskan :) cara menjelaskan Beliau tidak membuat kami tegang, terkadang Beliau sering bercanda-bercanda dengan kami sehingga rasa ngantuk atau bosan pun hilang :p
Meskipun setiap kali pertemuan selalu ada tugas, tapi saya mengerti dengan tugas-tugas tersebut saya mendapat manfaat yang sangat berguna dan bagaimana menjalin kekompakan bersama kelompok untuk mencari waktu untuk kerja kelompok diluar jam pelajaran. Nah,Sekarang saya sudah bisa mengerti cara untuk menganalisis suatu sistem informasi, Apa itu IPO, Cara membuat ERD(model data),menentukan cardinality dan modality, membuat Proses bisnis, Membuat Function Partitioning, dan terakhir yaitu membuat SRS(Software Requirements Spesification).. Tapi terkadang ada beberapa materi yang sulit untuk saya mengerti yaitu seperti membuat DFD (Data Flow Diagram) :( Meskipun sudah bekerja sama dalam kelompok, tapi masih juga sulit untuk saya pahami. DFD untuk saya terasa sulit dan membingungkan -__- Tapi saya akan lebih sering berlatih lagi untuk belajar tentang DFD \(^.^)/.
Jujur saya sangat suka dengan sistem pengajaran Pak Sofyan dengan cara "pameran" karena dari cara tersebut kami bisa saling berbagi dengan kelompok lain.. Kita bisa belajar dari kelompok-kelompok lain. Dan dengan  cara begitu kami bisa belajar dengan FUN dan tidak tegang ^^

Nah Bloggers sekian dulu Refleksi saya mengenai pelajaran ASI 1 semester ini yaa.. :)
Saya berharap masih bisa bertemu dengan Pak Sofyan lagi di pelajaran selanjutnya dan menantikan hal-hal menarik (sistem mengajar Beliau yang unik lagi) ^_^) Oh iyaa,, Semoga Doa Bapak terkabul yaa :p o:)
and All i can said, "Thank You so much Sir ^^"

Thank u so much Guys yang sudah membaca blog-blog saya selama ini.. :)

GOD BLESS YOU ^^

Senin, 03 Desember 2012

Model Data Part II

Haii guys kali ini saya akan membahas lagi tentang apa yang sudah saya buat dalam pelajaran Rekayasa Perangkat Lunak hari jumat lalu.
Model data ini sebelumnya sudah pernah saya bahas dalam pelajaran ASI (baca blog sebelumnya :) ). Tapi Pelajaran model data ini bahas kembali dalam Rekayasa Perangkat Lunak :)

Sebelumnya Model data telah dibahas di Analisis Sistem Informasi (ASI). Model data itu merupakan "Sekumpulan konsep-konsep yang menerangkan data serta hubungan-hubungan antara data  yang satu dengan data lainnya yang memiliki batasan-batasan data." (baca blog yang lalu). hihi.

Pada hari jumat lalu kami diberikan tugas untuk membuat ERD dengan tema Kegiatan kejuaraan renang international.

Berikut ini hasil gambar ERD dari saya dan teman kelompok saya yaitu seperti dibawah ini :)
Kekurangan dari erd kami yaitu tidak perlu ada Jadwal sebagai entitas :( Karena jadwal itu bisa dilihat dari keseluruhan ERD tersebut (merupakan hasil yang bisa dilihat dari erd). Jadwal merupakan "view" (output dari erd tersebut). Maka dari itu seharusnya pada ERD kami tidak perlu ada jadwal. :)






Berikut ini adalah gambar ERD dari hasil perbaikan.. :)
Dalam ERD kita dapat mengetahui view (output) dari ERD.
View dalam ERD kami yang sudah diperbaiki ini, seperti :
- Data-data atlit yang akan bertanding.
- Siapa yang bertanding (negara mana).
- Siapa yang jadi pemenang.
- Apa saja yang dipertandingkan (kategori).
- Jadwal pertandingan. 





Oh iaa...
 Sebelum membuat model data, ada beberapa hal yang perlu kita pahami. Seperti pada gambar dibawah ini yang terdiri dari beberapa View, Logical dan Physical. Apa maksud dari semua itu?




*View itu merupakan Output yang dihasilkan dari suatu ERD.
*Logical itu merupakan suatu bentuk logic dari suatu sistem seperti atribut,hubungan (relasi) dll.
*Physical itu merupakan sistem tersebut.

Dalam membuat ERD ketiga hal tersebut sangat penting kita ketahui terlebih dahulu. ^^ 
Dalam ERD juga di kenal dengan istilah IPO (input,proses,output)..

Sekian dulu pembahasan saya mengenai model data.. Nantikan pembahasan saya berikutnya mengenai apa itu "Model Fungsi" ^o^)


THANK YOU ^^

Sabtu, 24 November 2012

Incremental Game ^^ (simSe)

Dear Bloggers ^^

Haiii Bloggers, kali ini saya akan membahas tentang game yang sudah saya mainkan baru-ini. Game yang saya mainkan itu adalah game Simse. Hmm,, awalnya saya sulit memainkan game simse ini. tapi setelah saya mencobanya beberapa kali akhirnya saya mulai mengerti cara memainkannya.

Well,, saya akan curhat mengenai Incremental. Saya memilih Incremental karena bagi saya game ini sangat menarik dan membuat saya ingin terus memainkannya.. hihii.. :) and Saya akan menjelaskan strategi yang saya gunakan dalam memainkan game ini sehingga saya mampu mendapatkan nilai 100.

Awal mulanya saya memainkan Incremental game ini saya tidak mengerti sama sekali bagaimana dan apa maksud dari game ini. Tapi setelah saya mencobanya berulang-ulang kali akhirnya saya mengerti. hmm.. 

Strategi yang saya gunakan yaitu dengan 1 tujuan dalam game ini yaitu semua modul-modulnya harus dapat diselesaikan dengan waktu yang sudah di tetapkan. Awal mula saya memainkan game ini, pertama-tama saya mencoba untuk membagikan tugas-tugas kepada tokoh-tokoh sesuai dengan kemampuan mereka masing-masing. Menurut dari apa yang saya main, pembagian tugasnya terserah, mau mulai dari tugas mana. Asalkan kita memperhatikan bagaimana cara kita untuk membagi Tugas-tugas secara efektif pada tokoh-tokoh game ini. Dan yang penting semua modul dapat diselesaikan dengan baik. :)

Strategi saya yaitu membagi-bagikan tugas dengan baik secara perorangan maupun bersama-sama, kepada Amy, Bob, Karl, dak Lola. Incremental model memiliki beberapa tugas, diantaranya : Design, Difficulty Anaysis, Implement, requirements, Risk Analysis, Evolve code dan Integrate. Dan yang Pertama-tama saya menjalankan strategi dengan mulai membagikan tugas kepada Amy bersama dengan pertnertnya Lola (pembagian tugas kepada tokoh-tokoh bisa dilakukan sesuai dengan keinginan masing-masing). Lalu saya memperkerjakan mereka berdua pada bagian Design dengan modul pertama yang harus mereka selesaikan. Selanjutnya saya juga membagikan tugas kepada Bob dan karl dengan tugas yang berbeda dengan modul pertama. Saya membagikan tugas yang berbeda-beda kepada mereka agar tugas-tugas tersebut dapat diselesaikan dengan cepat, Karena setiap tugas itu memiliki 4 modul. Maka dari itu saya membagi-bagi tugas yang berbeda kepada tiap pasangan. Setelah modul pertama yang mereka kerjakan sudah selesai, maka lanjut dengan tugas berikutnya dengan modul pertama juga (terserah mau pilih tugas apa untuk diselesaikan). 

Saya tetap memakai tokoh yang sama dalam pembagian tugas. Saya menggunakan pasangan yang sama dari awal bermain sampai selesai :) dan Apabila semua modul pertama dalam tiap-tiap tugas sudah selesai, maka saya menyuruh mereka untuk menyelesaikan modul berikutnya lagi dengan tugas-tugas yg lain. Sampai semua tugas dan dengan ke 4 modul selesai dengan baik. Dan INGAT! perhatikan waktu, jangan sampai terlewat dari batas waktu yang sudah ditetapkan.

Oh ia.. apabila ada muncul kata "the customer has made a change to a module" menurut saya, saya tidak mempedulikan hal tersebut. Saya akan terus melanjutkan pekerjaan mereka. Asal modul-modul terselesaikan dengan baik saya yakin pasti akan memperoleh nilai yang tinggi :)

Jika semua tugas dan modul-modul diselesaikan maka strategi selanjutnya yaitu menyerahkan hasil ke customer (submit final product to customer).Maka score akan ditampilkan. Dan Yeah! saya menyelesaikannya dengan baik.. saya mendapat nilai 100 dengan waktu yang tidak lebih dari yang sudah ditetapkan. :)

Sekian dulu strategi incremental game dari saya.. :)


Thank you ^^

Jumat, 09 November 2012

Prototyping Model ♥

hiii bloggerssss ^^


    Hari ini saya akan membahas lagi mengenai apa itu "Prototyping" yang merupakan model software
kali lalu saya sudah membahasnya dalam blog-blog saya yang lalu, dan hari ini saya akan menjelaskan kembali mengenai "Prototyping" :)

well, look at this picture.. what do you think??
Gambar dibawah ini menjelaskan langkah-langkah Pengembang dalam mengembangkan suatu sistem yang untuk memenuhi kebutuhan si pengguna (user). 



Prototyping (metode pengembangan sistem)  itu seperti pada gambar diatas menunjukkan bahwa seorang develop (pengembang) yang selalu mengikuti atau melihat kebutuhan yang diinginkan oleh user sampai mendapatkan sistem yang utuh. Dengan metode Prototyping seperti ini Developer(pengembang) akan terus melakukan pengembangan pada perangkat lunak/sistem dengan cara membuat model mula-mula untuk menjadi contoh untuk memenuhi kebutuhan customer sampai kebutuhan customer itu terpenuhi.

Jadi, Prototyping adalah proses pengembangan suatu sistem secara cepat untuk digunakan terlebih dahulu (mula-mula hanya contoh) dan ditingkatkan terus menerus untuk memenuhi kebutuhan pelanggan (user) sampai didapatkan sistem yang utuh.

Untuk membuat prototyping terdapat langkah-langkahnya, seperti :
  • Pengumpulan kebutuhan : Pengumpulan kebutuhan melibatkan pelanggan dan pengembang (Bermula dari kebutuhan user).
  • Membangun prototyping  : Membangun prototyping dengan perancangan sistem sementara (membuat model sistem sementara untuk customer).
  • Evaluasi prototyping : Mengecek kekurangan atau keluhan customer dalam menggunakan model sementara (hasil perangkat lunak yang belum sempurna). Evaluasi ini dilakukan oleh pelanggan apakah prototyping yang sudah dibangun sudah sesuai dengan keinginann pelanggan. Jika sudah sesuai maka langkah 4 akan diambil. Jika tidak prototyping direvisi dengan mengulangu langkah 1, 2 , dan 3. (kembali mengulang langkah awal).
  • Mengkodekan sistem : Prototyping yang sudah disepakati diterjemahkan ke dalam bahasa yang sesuai.
  • Menguji sistem : Setelah sistem jadi perangkat lunak yang siap pakai, harus di tes. Apakah sistem tersebut sudah bisa digunakan. Pengujian dilakukan dengan menggunakan white box, black box, basis path, dll.
  • Evaluasi sistem : Setelah sistem digunakan oleh user, yang dilakukan oleh user (pelanggan) yaitu mengevaluasi apakah sistem yang sudah jadi sudah sesuai dengan yang diharapkan . Jika ya, maka tahap pengembangan akan berlanjut,jika tidak maka tahap pengembangan akan diulang kembali dari langkah 4 dan 5.
  • Menggunakan sistem  :User siap menggunakan sistem yang sudah sempurna./ Kebutuhan user sudah terpenuhi.
 Seperti yang sudah saya bahas dalam blog-blog saya yang lalu mengenai Model Software, Adapun kekurangan dan kelebihan prototyping, seperti :
Kelebihan :
- Prototyping adalah model data yang sudah terstruktur.
-Adanya komunikasi yang baik antara pengembang dan pelanggan.
-Lebih menghemat waktu dalam pengembangan sistem.

Kekurangan : 
- Proses analisis dan perancangan terlalu singkat.
- Bisanya kurang fleksible dalam mengahdapi perubahan.
- Protitype yang dihasilkan tidak selamanya mudah dirubah.

Dalam pengembangan menggunakan metode prototyping, ada istilah yang disebut dengan :
Close ended prototyping dan Open ended prototyping.
Close ended prototyping :
- Disebut sebagai throwaway prototyping (membuang kembali sistem yang sudah tidak digunakan)
- Hanya menyajikan demonstrasi kasar dari pemenuhan requirements dan kemudian dibuang dan menggunakan pengembangan dengan model yang berbeda. Seperti jika user tidak menyukai sistem yang sudah dibuat oleh pengembang, maka sistem akan dibuang dan dibuat kembali dengan model yang berbeda.

Open ended prototyping :
- Disebut sebagai evolutionary prototyping.
- Menjadi bagian awal aktivitas analisis dan akan dilanjutkan hingga ke tahap desain dan pengembangan.

Demikian pembahasan saya mengenai Prototyping.. semoga bisa bermanfaat ya ^^
Nantikan blog-blog menarik dari saya :D

Thank You


Rabu, 07 November 2012

Model Data

Hii Guysss...

Kali ini saya akan membahas tentang "Model Data".. Do u know what is that?? let me tell what is that ^^

Model data yaitu "Sekumpulan konsep-konsep yang menerangkan data serta hubungan-hubungan antara data  yang satu dengan data lainnya yang memiliki batasan-batasan data."

dan menurut ahli :

Model data merupakan bagian dari kebutuhan pemodelan sistem/ perangkat lunak secara keseluruhan, yang mencakup didalamnya kebutuhan untuk membuat, memperluas/ bersinggungan dengan basis data " - Roger S.Pressman ,Ph.D.

Itu beberapa pengertian model data ^^

Model data itu memiliki beberapa contoh-contoh, seperti :
- Entity-Relationship model (E-R model)
- Relational Model
- Object - Oriented model

Dan pada pembelajaran kemarin kami di ajarkan mengenai ER model :)

Model data itu tidak lepas dari yang namanya :
  • Object : Merupakan suatu representasi informasi dengan sejumlah property atau atribut. Seperti contohnya sebuah object itu seperti manusia dan mobilnya.
  •  Atributtes : Merupakan pengenal dari suatu object/ ciri-ciri dari suatu object. seperti contohnya:  Manusia merupakan object yang memiliki attribut seperti : nama, alamat, umur. Begitu juga dengan mobil yang memiliki attribut seperti : warna mobil, plat mobil, Jenis mobil, dll. :)
  •  Primary key : Merupakan suatu attribut yang unik untuk mengedintifikasi suatu tabel/baris. Dalam pemilihan primary key, pasti tidak ada yang sama/kembar, itulah mengapa disebut "Unik". contoh attribut yang menjadi primary key yaitu : nomor stambuk mahasiswa.
  •  Relationship : Merupakan suatu hubungan antara 2 object. (hubungan antara suatu object dengan object lainnya) Seperti adanya hubungan antara manusia dengan mobilnya. Itu kenapa disebut sebagai relationship. :)

             Dalam ER model Ada pula yang disebut dengan Cardinality dan Modality.. Apa itu?? hmm..
Cardinality merupakan sebuah hubungan dari satu ke satu, sampai satu ke banyak. Cardinality terdiri dari 2  macam, seperti :
- Cardinality (1) : Setiap 1 customer memungkinkan akan melakukan kegiatan
- Cardinality (many) : Setiap 1 customer memungkinkan akan melakukan banyak kegiatan.

Begitu pula dengan Modality : modality hanya menggambarkan ada atau tidaknya suatu hubungan dalam sebuah model data :)


Demikian pembahasan saya mengenai Model Data.. Nantikan blog-blog saya selanjutnya.. :)


Thank You

Senin, 29 Oktober 2012

Proses Bisnis♥

Haii guys.. ^^

Hari ini saya akan membahas tentang apa yang sudah saya pahami dari "Bisnis Proses" dan "Analisis Proses Bisnis" ..

Dalam menganalisis suatu Sistem Informasi, yang harus kita ketahuai terlebih dahulu..
Analisis Proses Bisnis memiliki Prinsip-Prinsip Analisis (Quality Function Deployment) mengidentifikasi :
  • Expected requirements : Apa yang seharusnya ada dalam proses bisnis tersebut
  • Normal Requirements : Yang harus diperhatikan yaitu :
          - Kebutuhan Customer : Apa yang harus dilihat oleh Developer     
          - Permintaan Customer : Apa yang diinginkan oleh Customer
  • Exciting Requirements : Nilai tambah / keunggulan dari suatu produk atau barang yang di jual. (keistimewaan yang diberikan oleh customer).
                  Setelah mengetahui QFD/ Prinsip-Prinsip Analisis, Pak Sofyan lalu menyuruh kami untuk merencanakan analisis sistem informasi dari pabrik yang saya buat dengan teman kelompok saya, yaitu pabrik pembuatan makanan ikan  kaleng. Kami disuruh untuk memikirkan sitem apa saja yang harus digunakan dalam Pembuatan makanan Ikan Kaleng.
Terlebih dahulu kami harus membilih siapa yang menjadi owner.. dan bagian staff pembuatan..  Kami sekelompok mengisi apa saja yang menjadi Sistem informasi dalam pembuatan pabrik makanan ikan kaleng kami.
                Dan menurut hasil yang saya capai dengan teman-teman kelompok, ternyata kami juga masih bingung membedakan yang menjadi Sistem dan Bukan sistem. :( Karena terkadang apa yang menurut kami itu adalah sebuah sistem, tapi ternyata itu hanya bagian lain (bukan sistem).

                Dari pembelajaran menganalisis sistem dalam pembuatan makanan ikan kaleng kami. Saya dapat menyimpulkan bahwa Sistem sangat dibutuhkan dalam suatu organisasi, Sebagai Owner harus memikirkan baik-baik apa yang menjadi kebutuhan para customer dengan memikirkan suatu sistem yang bermanfaat.
                Dan sebagai Developer harus memenuhi permintaan yang dibutuhkan oleh owner untuk dapat memuaskan customernya. Sperti apa yang seharusnya menjadi standard dalam makanan kaleng tersebut,dll. Sistem dalam suatu organisasi sangat penting karena dengan adanya Sistem maka kebutuhan customer dapat terpenuhi dengan baik. :)

                Setelah Kami belajar menganalisis sistem informasi pada pabrik pembuatan makanan kaleng kami. Kami semua disuruh untuk membaca "Bisnis Proses".
Menurut saya Bisnis Proses itu adalah Suatu kegiatan atau aktifitas dimana dapat saling berelasi satu sama lain dan  menghasilkan suatu keluaran atau output yang bermanfaat/bernilai untuk suatu tujuan atau strategi dari sebuah organisasi.

Lalu Pak Sofyan memberikan kami tugas kelompok lagi untuk menganalisa prose bisnis dalam sebuah Rental Mobil.
Kata Beliau dalam Sebuah proses bisnis harus ada pemimpin dan bagian-bagian divisi :)
Lalu saya dan teman kelompok membagi-bagi divisi dan memilih siapa yang menjadi pimpinan dalam Rental Mobil kami.


Yang harus ada dalam Rental Mobil kami :

- Pimpinan : Bertugas untuk mengotrol aktivitas dan laporan-laporan, promosi, dll. dan laporan  penyewaan Mobil yang terjadi.

Divisi-divisi (unit-unit apa saja) yang ada dalam kelompok saya yaitu :
Administrasi : Menerima data pelanggan , mencetak struk, menerima laporan mobil yang disewa.
Kasir (Keuangan) : mengimput nilai/ struk pembayaran, output tanda pelunasan.
Service(bag. Garasi) : menerima kartu peminjaman, memberikan kunci, membuat keterangan mobil keluar
Promosi : melakukan promosi seperti: koran, radio, internet, membuat laporan kegiatan hasil promosi.

Lalu sesudah kami menyusun divisi-divisi serta fungsi divisi-divisi tersebut, kami lalu disuruh oleh Beliau untuk membuat/menggambarkan kejadian-kejadian yang terjadi atau proses-proses yang terjadi antara semua hubungan divisi dan pimpinan.

Saya dan teman kelompok membuatnya dalam 3 kejadian :
- Peminjaman
- Pengembalian
- Promosi

Setelah semuanya jadi kami pun disuruh untuk melakukan pameran di kelas.. ^^
adapun kekurangan dari kelompok saya..
seperti : Kurangnya bagian pada pengembalian yaitu : keterlambatan pengembalian mobil, ketepatan waktu pengembalian mobil, kerusakan mobil, penambahan supir, dan jaminan :(

Saya dan kelompok saya akan memperbaikinya lagi.. :)

Dengan adanya Tugas seperti ini, saya dapat mengerti secara langsung apa itu Bisnis Proses. ^^
jadi menurut pemahaman saya..
Bisnis proses itu seperti suatu kegiatan yang memiliki satu atau beberapa bagian-bagian yang di bentuk menjadi satu sehingga membentuk suatu tujuan atau strategi dalam suatu bisnis (pekerjaan, organisasi).

 Tetapi ada pula yang kurang saya pahami dalam pelajaran bisnis proses ini yaitu :
- Apakah Bisnis proses itu hanya bisa dilakukan dalam suatu organisasi? tidak bisa dijalankan bagi usaha-usaha kecil? :)

Demikian Pembahasan saya mengenai Bisnis Prose yang sudah diajarkan ^^
Nantikan Blog-Blog selanjutnyaaa ^^

Thank You

Rabu, 24 Oktober 2012

The Model of software ☺

Hay Guyss! ^^ kali  ini saya akan membahas tentang apa itu "Model Software"..


Pertama-tama model software itu terdiri dari 5 yaitu :
1. Waterfall Model
2. Incremental Mode
3. Prototyping Model
4. Spiral Model
5. RAD Model (Rapid Aplication Development)

Pertama saya akan menjelaskan apa itu "waterfall model".. menurut yang saya pahami :

1. Waterfall Model :

Waterfall model itu merupakan model yang menyerupai Air Terjun.. Waterfall Model akan berlanjut apabila tahap sebelumnya sudah selesai dilakukan. Jika tidak selesai maka tahapan selanjutnya tidak akan berlanjut. hmm...

Waterfall memiliki langkah-langkah seperti :
1. Requirements analysis and definiton: mengumpulkan kebutuhan secara lengkap kemudian dianalisis dan didefinisikan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh program yang akan dibangun. Fase ini harus dikerjakan secara lengkap untuk bisa menghasilkan desain yang lengkap.\

2. System and software design : desain dikerjakan setelah kebutuhan selesai dikumpulkan secara lengkap.

3. Implementation and unit testing : Desain program diterjemahkan ke dalam kode-kode dengan menggunakan bahasa pemograman yang sudah ditentukan. Program yang dibangun langsung diuji baik secara unit.

4. Integration and system testing : Penyatuan unit-unit program kemudian diuji secara keseluruhan (system testing).

5. Operation and maintenance : Mengoperasikan program dilingkungannya dan melakukan pemeliharaan, seperti penyesuaian atau perubahan karena adaptasi dengan situasi sebenarnya.

Kelebihan Waterfall Model  :
  1. Merupakan model pengembangan paling handal dan paling lama digunakan.
  2. Cocok untuk sistem software berskala besar.
  3. cocok untuk sistem software yang bersifat generik.
  4. pengerjaan proyek sistem akan terjadwal dengan baik dan mudah terkontrol.
  5. software yang dikembangkan dengan metode ini biasanya menghasilkan kualitas yang baik.
  6. Document pengembangan sistem sangat terorganisir, karena setiap fase harus terselesaikan dengan lengkap sebelum melangkah ke fase berikutnya. 
Kekurangan Waterfall Model : 
  • membutuhkan keahlian yang baik atau yang telah berpengalaman dalam mengembangkan perangkat lunak, dalam arti metode ini kurang cocok bagi pemula.
  • Diperlukan majaemen yang baik, karena proses pengembangan tidak dapat berulang sebelum menghasilkan suatu produk, yaitu aplikasi. Jadi apabila dalam suatu proses seperti perancangan tidak selesai tepat waktu, maka akan mempengaruhi keseluruhan proses pengembangan perangkat lunak.
Bahan Referensi :
 http://blog.unsri.ac.id/achekha/tugas-kuliah/keunggulan-dan-kelemahan-dari-beberapa-jenis-model-pengembangan-perangkat-lunak-rpl/mrdetail/1928


2. Incremental Model
 
Incremental Model adalah proses pengembangan bertahap untuk perangkat lunak berskala besar, dimana perangkat lunak dipecah kedalam bagian-bagian atau modul-modul yang dikerjakan terpisah dan bertahap. Analisa kebutuhan untuk keseluruhan perangkat lunak dalam model ini harus dilakukan di awal termasuk untuk melihat prioritas kebutuhan.

 Incremental Model memiliki langkah-langkah yaitu :
  • Requirement (kebutuhan)
  • Specification (spesifikasi)
  • Architecture design 
Kelebihan Incremental Model:

-   Merupakan model pengembangan paling handal dan paling lama digunakan.
-   Cocok untuk system software berskala besar.
-   Cocok untuk system software yang bersifat generic.
-   Pengerjaan project system akan terjadwal dengan baik dan mudah dikontrol.

Kekurangan Incremental Model:

-   Persyaratan system harus digambarkan dengan jelas.
-   Rincian proses harus benar-benar jelas dan tidak boleh berubah-ubah.
-  Sulit untuk mengadaptasi jika terjadi perubahan spesifikasi pada suatu tahapan pengembangan

Bahan Referensi : 
http://itsum.wordpress.com/2010/09/27/kelebihan-dan-kekurangan-setiap-model-pada-software-development-life-cycle-sdlc/


3. Prototyping Model

Prototyping itu merupakan salah satu metode pengembangan perangat lunak yang banyak digunakan. Dengan metode prototyping ini pengembang dan pelanggan dapat saling berinteraksi selama proses pembuatan sistem.

Tahapan - Tahapan Prototyping
  • Pengumpulan kebutuhan.
    • Pelanggan dan pengembang bersama-sama mendefinisikan format seluruh perangkat lunak, mengidentifikasikan semua kebutuhan, dan garis besar sistem yang akan dibuat.
  • Membangun prototyping.
    • Membangun prototyping dengan membuat perancangan sementara yang berfokus pada penyajian kepada pelanggan (misalnya dengan membuat input dan format output)
  • Evaluasi protoptyping.
    • Evaluasi ini dilakukan oleh pelanggan apakah prototyping yang sudah dibangun sudah sesuai dengan keinginann pelanggan. Jika sudah sesuai maka langkah 4 akan diambil. Jika tidak prototyping direvisi dengan mengulangu langkah 1, 2 , dan 3.
  • Mengkodekan system.
    • Dalam tahap ini prototyping yang sudah di sepakati diterjemahkan ke dalam bahasa pemrograman yang sesuai.
  • Menguji system.
    • Setelah sistem sudah menjadi suatu perangkat lunak yang siap pakai, harus dites dahulu sebelum digunakan. Pengujian ini dilakukan dengan White Box, Black Box, Basis Path, pengujian arsitektur dan lain-lain
  • Evaluasi Sistem.
    • Pelanggan mengevaluasi apakah sistem yang sudah jadi sudah sesuai dengan yang diharapkan . Juka ya, langkah 7 dilakukan; jika tidak, ulangi langkah 4 dan 5.
  • Menggunakan system.
    • perangkat lunak yang telah diuji dan diterima pelanggan siap untuk digunakan.

Kelebihan Prototyping Model :

-     Sudah Terstruktur
-     Adanya komunikasi yang  baik antara pengembang dan pelanggan
-     Prototype melibatkan user dalam analisa dan desain.
-     Pengembang dapat bekerja lebih baik dalam menentukan kebutuhan pelanggan
-     Pelanggan berperan aktif dalam pengembangan system
-     Lebih menghemat waktu dalam pengembangan system
-     Penerapan menjadi lebih mudah karena pemakai mengetahui apa yang diharapkannya.


Kekurangan Prototyping Model : 

-   Proses analisis dan perancangan terlalu singkat.
-   Mengesampingkan alternatif pemecahan masalah.
-   Bisanya kurang fleksible dalam mengahdapi perubahan.
-   Protitype yang dihasilkan tidak selamanya mudah dirubah
-  Protype terlalu cepat selesai


Bahan Referensi :
   http://itsum.wordpress.com/2010/09/27/kelebihan-dan-kekurangan-setiap-model-pada-software-development-life-cycle-sdlc/
http://edwardaditya.blogspot.com/2010/04/pengertian-prototype.html


4. Spiral Model


Spiral Model merupakan pengembangan dan penggabungan dari prototyping dan Incremental Model, dimana proses berjalan dengan mekanisme pengembangan prototip yang dilakukan secara berulang(iteratif) untuk melengkapi perangkat lunak hingga sesuai dengan kebutuhan.

Kelebihan Model Spiral:
  • ditekankan pada pencairan alternatif, dan pemaksaan penggunaan kembali Software yang telah ada
  • Analisa resiko
  • Adanya prototype memudahkan komunikasi dengan konsumen
Kekurangan Spiral Model:
  • Biasanya pihak pengembang dan perusahaan berada pada satu pihak yang sama
  • Tahapan analisa resiko sewaktu-waktu dapat membatalkan proses rekayasa, jika pihak pengembang adalah pihak di luar perusahaan, maka timbulah masalah hukum
Bahan Referensi :
http://trisnowlaharwetan.wordpress.com/2010/03/10/perbandingan-model-dalam-rekayasa-perangkat-lunak/


5. RED Model (Rapid Aplication Development)

Yaitu Sebuah model proses perkembangan perangkat lunak sekuensial linier yang menekankan siklus perkembangan yang sangat pendek. Model RED ini merupakan sebuah adaptasi "kecepatan Tinggi" dari model sekuensial linier dimana perkembangan cepat dicapai dengan menggunakan pendekatan konstruksi berbasis komponen. Jika kebutuhan dipahami dengan baik, proses RAD memungkinkan tim pengembangan menciptakan "sistem fungsional yang utuh" dalam periode waktu yang sangat pendek (kira-kira  60 sampai 90 hari).

pendekatan RED memimiliki fase-fase sebagai berikut:
- Bussines Modelling : Aliran informasi diantara fungsi-fungsi bisnis dimodelkan dengan suatu cara untuk menjawab pertanyaan berikut : informasi apa yang mengendalikan proses bisnis? informasi apa yang dimunculkan? siapa yang memunculkan? kemana informasi itu pergi? siapa yang memprosesnya?

- Data Modelling : Aliran informasi yang didefinisikan sebagai bagian dari fase bussiness modelling di saring ke dalam serangkaian objek data yang dibutuhkan utnuk menopang bisnis tersebut.

- Prosess Modelling : Aliran informasi yang didefinisiskan didalam fase data modelling ditransformasikan untuk mencapai aliran informasi yang perlu bagi implementasi sebuah fungsi bisnis.

- Application generation : RAD mengasumsikan pemakaian teknik generasi ke empat. RED lebih banyak memproses kerja untuk memakai lagi komponen program yang ada (pada saat memungkinkan) atau menciptakan komponen yang bisa dipakai lagi (bila perlu).

- Testing and turnover : Karena proses RAD menekankan pada pemakaian kembali, banyak komponen program telah diuji. Hal ini mengurangi keseluruhan waktu pengujian. Tetapi komponen baru harus diuji dan semua interface harus dilatih secara penuh.


Kelebihan RAD (Rapid Aplication Development) : 

·         Setiap fungsi mayor dapat dimodulkan dalam waktu tertentu kurang dari 3 bulan dan dapat dibicarakan oleh tim RAD yang terpisah dan kemudian diintegrasikan sehingga waktunya lebih efisien
·         RAD mengikuti tahap pengembangan sistem seperti umumnya, tetapi mempunyai kemampuan untuk menggunakan kembali komponen yang ada sehingga pengembang tidak perlu membuat dari awal lagi dan waktu yang lebih singkat


Kekurangan RAD (Rapid Aplication Development) : 

·         Model yang besar (skala proyek), membutuhkan resources yg baik dan solid
·         Membutuhkan komitmen pengembang dan user yang sama agar cepat selesai sesuai dengan rencana


Bahan Referensi :
http://blog.unsri.ac.id/achekha/tugas-kuliah/keunggulan-dan-kelemahan-dari-beberapa-jenis-model-pengembangan-perangkat-lunak-rpl/mrdetail/1928

Bloggersss.. Sekian dulu pembahasan saya mengenai Model Software ^^
Nantikan blog-blog saya selanjutnya :)

Thank-You